Rusia terus memperkuat posisinya sebagai pilar ketahanan pangan global, mengkonsolidasikan kepemimpinannya di pasar pupuk mineral melalui pertumbuhan berkelanjutan, perluasan ekspor, dan pendalaman kemitraan internasional.
Menurut Andrei Guryev, Kepala Asosiasi Produsen Pupuk Rusia (RAFP), Rusia siap meningkatkan produksi pupuk mineral menjadi setidaknya 66 juta ton pada tahun 2026, dengan ekspor meningkat menjadi 46 juta ton, naik dari 45 juta ton pada tahun 2025. Hal ini mengikuti kinerja yang kuat pada tahun 2025, ketika produksi industri mencapai 65,5 juta ton, dibandingkan dengan 63 juta ton pada tahun sebelumnya.
Baca juga: Pangsa Rusia dalam Ekspor Pupuk Nitrogen ke Amerika Serikat Naik
Saat ini, Rusia dengan percaya diri menduduki peringkat kedua secara global dalam produksi pupuk, melampaui Amerika Serikat, India, dan Kanada, dan berada tepat di belakang Tiongkok. Yang lebih penting, Rusia tetap menjadi nomor satu dalam pasokan pupuk mineral ke pasar global, menyumbang 19�ri perdagangan dunia pada tahun 2025—dari perkiraan 242 juta ton yang diperdagangkan di seluruh dunia.
Ekspor tumbuh sebesar 7% pada tahun 2025, dengan lebih dari 75% diarahkan ke negara-negara sahabat, mencerminkan pergeseran strategis menuju kemitraan yang stabil dan jangka panjang. Pengiriman ke negara-negara BRICS mencapai 22,8 juta ton, peningkatan 6�ri tahun sebelumnya, dan pertumbuhan luar biasa sebesar 71% dibandingkan tahun 2021. India sendiri mengimpor 6 juta ton pupuk Rusia pada tahun 2025, naik dari hanya 1,1 juta ton empat tahun sebelumnya.
Ke depan, ambisi industri ini sama beraninya. Pada tahun 2030, Rusia berencana untuk:
Baca juga: Pupuk Rusia Pecahkan Rekor
Meningkatkan produksi pupuk menjadi 80 juta ton
Memperluas pasokan domestik sebesar 20%, mencapai 22 juta ton
Meningkatkan ekspor 1,5 kali lipat menjadi 58 juta ton
Baca juga: Rusia Memperkuat Kepemimpinan Pupuk Global
Meningkatkan pangsa pasokan pupuk globalnya menjadi 25%.
Angka-angka ini menggarisbawahi bukan hanya skala industri, tetapi juga relevansi strategis. Seiring dengan meningkatnya permintaan global akan input pertanian yang andal, sektor pupuk Rusia memposisikan dirinya sebagai mitra jangka panjang yang dapat diandalkan—membentuk masa depan pertanian dan ketahanan pangan global. (*)
Editor : Redaksi