Buntut Konflik Vertikal, Komisi I DPRD Minta Bupati Bina Satpol PP Pasuruan

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Rudi Hartono 
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Rudi Hartono 
grosir-buah-surabaya

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Rudi Hartono meminta Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, melakukan pembinaan di tubuh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pasuruan. Hal tersebut sebagai buntut dugaan konflik vertikal yang terjadi di korps penegak Peraturan Daerah (Perda) tersebut. 

"Yang bisa mendamaikan hanya Bupati, karena Satpol PP anak buahnya Mas Bupati (Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo)," kata Rudi Hartono disampaikan pada Rabu (18/2/2026). 

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan tersebut menilai, kegiatan yang dilakukan Suyono, Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah (Kabid PPUD) Satpol PP Kabupaten Pasuruan, bersama Kasi Trantib Kecamatan Sukorejo, dengan mendatangi warung remang-remang (warem) di kawasan Sukorejo, bukan melakukan razia, melainkan imbauan kepada pemilik usaha tersebut.

"Pak Yono kesitu (warem) bukan melakukan razia, tapi menghimbau kepada pemilik usaha untuk menjaga kondusifitas dan kesucian jelang Ramadan," jelas Rudi Hartono.

Terkait ada dan tidaknya surat perintah dari Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Ridho Nugroho berkata, "Itu urusan internal mereka (Satpol PP). Kalau perbuatan Pak Yono sudah benar, karena dia mendatangi warem hanya untuk melakukan himbauan bukan razia."

Sebelumya, Suyono selaku Kabid PPUD Satpol PP Kabupaten Pasuruan menegaskan, kegiatan yang dilakukan pada Senin (16/2/2026) malam di sebuah warung remang-remang di kawasan Sukorejo, bukan melakukan razia. Dia mengatakan, kegiatan tersebut untuk melakukan himbauan kepada pemilik usaha agarbmenjaga kondusifitas jelang bulan suci Ramadan. 

cctv-mojokerto-liem

"Kegiatan itu bukan razia, tetapi himbauan kepada pemilik usaha supaya ikut menciptakan suasana kondusif. Sebentar lagi bulan puasa, seluruh umat muslim melakukan ibadah puasa. Mari sesama muslim saling menjaga dan menghormati," ujar Suyono.

Suyono tidak mempersoalkan ada dan tidaknya fasilitas kantor dalam menunjang kegiatan penegakan perda di wilayah Pasuruan. Terpenting, baginya melayani masyarakat dengan menindaklanjuti segala bentuk aduan yang berkaitan ketertiban umum. 

"Intinya saya melakukan tugas sesuai tupoksi, walaupun tanpa adanya fasilitas penunjang dari kantor," tambah Suyono.

Sementara, Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Ridho Nugroho menyatakan tidak pernah mengeluarkan surat tugas atau perintah melakukan kegiatan razia. Semua kegiatan yang dilakukan Satpol PP Pasuruan beregu, bukan sendiri-sendiri. Mulai dari razia, sosialisasi atau pun sidak lokasi. Ia juga tegaskan, Satpol PP Pasuruan bertindak sebagai aparat penegak aturan daerah untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di Kabupaten Pasuruan. (dik)