Dua Jenazah Korban Ekstremis OPM Dipulangkan dengan Pesawat Trigana Cargo

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Pengiriman jenazah korban ke kampung halamannya
Pengiriman jenazah korban ke kampung halamannya
grosir-buah-surabaya

Dua jenazah pekerja bangunan yang tewas ditembak gerombolan ekstremis Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Rabu pagi (04/06/2025), dipulangkan ke rumah duka, di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Proses pemulangan menggunakan pesawat Trigana Cargo nomor registrasi PK-YSV dari Bandara Wamena, pada Kamis (05/06/2025) pukul 08.35 WIT.

Pesawat yang mengangkut jenazah Rahmat Hidayat (45 tahun) dan Saepudin (39 tahun) itu selanjutnya transit di Bandara Sentani, Jayapura, pukul 09.40 WIT. Transit dimaksudkan untuk memindahkan jenazah ke gudang kargo Garuda, sebelum akhirnya, pukul 14.00 WIT, diterbangkan menuju Jakarta hingga tujuan akhir di rumah duka.

Diketahui sebelumnya, kedua korban adalah warga sipil, yang saat kejadian penembakan tengah mengerjakan proyek bangunan Gereja GKI di Kampung Kwantapo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat (Kasatgas Humas Ops) Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya kedua korban, sekaligus proses penegakan hukum tetap dijalankan kepolisian. Hal itu sebagaimana ditegaskan Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, yang didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga.

"Kami sampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga kedua korban. Perbuatan keji para pelaku adalah bentuk teror terhadap warga biasa yang tidak bersalah. Terlebih kedua korban tidak sedang berbuat onar, melainkan mengerjakan proyek pembangunan rumah ibadah. Kami tidak diam. Saat ini kami tengah melakukan pengajaran terhadap pelaku," terang Brigjen Pol Faizal Ramadhani.

cctv-mojokerto-liem

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo menghimbau masyarakat luas, khususnya wilayah Papua agar tetap tenang dan proaktif terhadap situasi di sekelilingnya. Masyarakat yang mendapati kondisi ganjil dan mencurigakan, diminta secepatnya melaporkan kepada aparat terdekat.

"Kami meminta agar seluruh warga, khususnya di wilayah Jayawijaya dan sekitarnya, untuk tetap tenang dan waspada. Setiap gerak-gerik mencurigakan segara laporkan kepada aparat terdekat. Sinergitas masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif," ujar Yusuf.

Menurutnya, hingga saat ini aparat gabungan dari Polres Jayawijaya, Satgas Gakkum dan Satgas Tindak Ops Damai Cartenz dalam kondisi siaga penuh melindungi publik. Dalam waktu yang sama, aparat gabungan tersebut memperkuat patroli sekaligus melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku. (fin)