21 Ton Buah Pisang di Ekspor ke Malaysia

Badan Karantina Surabaya memfasilitasi 21 ton buah pisang tujuan Malaysia senilai Rp 206 juta. Komoditas tersebut di ekspor melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Joko selaku Pemeriksa Karantina Tumbuhan (PKT), sebelum diterbitkan Phytosanitary Certificate (PC) atau KT-10, dilakukan pemeriksaan administrasi dan fisik pada media pembawa tersebut.
Baca Juga: 1.250 Ekor Sapi Perah Asal Australia Masuk Jawa Timur
"Kami pastikan pengiriman 21 ton buah pisang memenuhi persyaratan negara Malaysia, yaitu bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yaitu Bactrocera musae dan Rastonia solanacearum," kata Joko.
Baca Juga: 57.842 Ekor Sapi dari Nusa Tenggara Barat di Kirim ke Luar Daerah di Tahun 2023
Pada kesempatan terpisah, Kepala Karantina Surabaya, Cicik Sri Sukarsih menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung ekspor komoditas pertanian dari Jawa Timur, dan memastikan tidak terjadi hambatan terkait peryaratan negara tujuan.

Baca Juga: Buah Mangga Asal Malang Diekspor ke Brunei Darussalam
"Kami sudah melakukan pemeriksaan sesuai dengan SOP yang berlaku, dan dipastikan memenuhi standar import permit negara tujuan ekspor," tutup Cicik. (dit)
Editor : Syaiful Anwar